Bismillahirrahmanirrahim..
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Persoalan Masjid Al-Aqsha bukan hanya tanggung jawab Bangsa Palestina saja, bukan hanya tanggung jawab bangsa Arab saja, akan tetapi adalah tanggung jawab Ummat Islam di seluruh dunia.

Masjid Al Aqsa adalah kiblat pertama ummat Islam, tanah yang di sucikan dan simbol kehormatan kaum muslimin. Bahkan bagian dalam sejarah penting Isra’ wal Mi’raj Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Oleh karena itu tidak ada alasan bagi orang Islam dimanapun berada untuk tidak memiliki kepedulian terhadap eksistensi masjid Al Aqsha.

Pada hari Jum’at 14 Juli 2017 atau bertepatan pada 20 Syawal 1438 H, Otoritas Israel (La’natullah ‘Alaih) menutup kompleks Masjid Al-Aqsha dan sampai hari ini mereka masih menembaki para imam serta warga palestina lainnya hingga banyak saudara muslim kita yang syahid.



Pada tanggal 20-21 Juli 2017 kemarin telah terselenggara Konferensi PBB soal Yerusalem di Baku yang dihadiri oleh Delegasi 50 negara termasuk Indonesia. Mereka (katanya) mengecam keras Israel yang menutup Masjid Al-Aqsha, dan bertekad untuk terus mendukung Palestina. Tapi Nyatanya Israel (La’natullah ‘Alaih) sampai hari ini masih menutup kompleks Masjidil Aqsha, menembaki saudara kita di Palestina dan melarang pelaksanaan shalat 5 waktu di Masjid Al-Aqsha. Maka dari itu kami Ittihadul Muslimin menyatakan sikap :

1. Tidak percaya dengan kecaman-kecaman palsu dari PBB terhadap Zionis Israel.

2. Bersama-sama dengan ormas Islam lainnya di Kota Medan bahkan di Indonesia untuk meminta Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia agar secara diplomasi mendesak Israel menghentikan kejahatan HAM atas Palestina.

3. Meminta Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia bapak Ir. Joko Widodo menyatukan kekuatan dengan Pemimpin Muslim lainnya untuk mendesak Israel agar membuka kembali Kompleks Masjid Al-Aqsha dan tidak melarang saudara muslim di Palestina melakukan shalat berjama’ah 5 waktu di dalamnya.

4. Meminta Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia mengirimkan bantuan Militer ke Palestina guna melaksanakan Amanat Pembukaan UUD 1945 yaitu “ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial”.

5. Mengajak Ummat Islam di seluruh Indonesia dari Sabang hingga Merauke untuk merapatkan barisan menolong ummat Muslim Palestina, guna mewujudkan Ittihadul Muslimin (Persatuan Ummat Islam) karena ‘Al-Ittihadu Asaas An-Najah’ (Persatuan Adalah Dasar Keberhasilan).

6. Menyeru kepada Ummat Islam khususnya di Indonesia agar di dalam setiap langkah dan shalatnya selalu menyelipkan doa keselamatan dan perlindungan untuk saudara-saudara kita di Palestina, Suriah, Yaman, Iraq, Burma, dan lainnya yang sedang di tindas oleh Kuffaar La’natullah ‘Alaih.

7. Menyeru kepada Ummat Islam khususnya di Indonesia untuk mempersiapkan diri jika nanti harus Jihad fii Sabilillah ke Palestina.

8. Mengajak Ummat Islam di seluruh dunia untuk bertaubat dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena Penaklukan Baitul Maqdis dan Pembebasan Masjidil Aqsha adalah salah satu tanda Huru-Hara datangnya Kiamat yang disampaikan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam Haditsnya (HR. Abu Daud : Kitabul Jihad no. 2173 dan Ahmad)

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.” (QS. Ali ‘Imran [3] : 103)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad [47] : 7)

Medan, 29 Syawal 1438 H / 23 Juli 2017

Muhammad Bagus Prabowo
Ketua Umum Ittihadul Muslimin.

Dokumentasi : Aksi Ummat Islam Peduli Al-Aqsha Sumatera Utara, 23 Juli 2017 ©Farhan Abdillah Dalimunthe
BAGIKAN
Berita sebelumyaTidak Sekedar Bergelar Mahasiswa
Berita berikutnyaIttihadul Muslimin Sambut Kedatangan TGB Zainul Majdi Tabligh Akbar di Medan
Forum Pemuda Muslim yang bergiat dijalan dakwah. Memperkuat intelektual demi menyatukan ummat dengan slogan Al-Ittihadul asas An-Najah (Persatuan Dasar Keberhasilan). Kami bercita-cita untuk mengembalikan Persatuan Ummat dengan ilmu-ilmu yang tertuang pada Al-Qur'an, Hadits, dan kitab-kitab para ulama. Melalui membaca dan rajin mendatangi halaqah kami yakin Ummat Islam bisa lebih cerdas dan mampu bersatu.

LEAVE A REPLY