7 Tips Menjaga Stamina Saat Berpuasa Bagi Pelajar dan Mahasiswa-Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Tak terasa sudah satu minggu kita menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan 1437 H ini. Selama berpuasa tubuh tidak mendapatkan asupan makanan maupun cairan sekitar 14 jam, bahkan di kutub utara bisa sampai 21 jam. Perlu bagi kita untuk melakukan kiat-kiat agar tubuh tetap fit dalam menjalani aktivitas di bulan Ramadhan. Khususnya bagi pelajar dan mahasiswa. Padatnya kegiatan di sekolah ataupun di kampus menyebabkan banyak pemuda-pemudi muslim yang merasa terbebani dalam menjalani aktivitas di bulan Ramadhan. Berikut adalah 7 tips menjaga stamina saat berpuasa bagi pelajar dan mahasiswa.

7 Tips Menjaga Stamina Saat Berpuasa Bagi Pelajar dan Mahasiswa

1. Shalat Tahajjud

Pada malam hari sebelum fajar tiba sebaiknya kita melakukan shalat tahajjud. Shalat tahajjud adalah tempat yang mustajab untuk dikabulkannya doa dan di bulan Ramadhan semua doa akan dikabulkan oleh Allah. Kalau kita shalat tahajjud di bulan Ramadhan secara rutin, maka doa-doa kita akan di ijabah oleh Allah, Insyaallah. Oleh karena itu mintalah kepada Allah untuk dapat diberikan kekuatan fisik dan iman dalam menjalankan ibadah seharian di bulan Ramadhan.

2. Banyak minum air putih disaat sahur

Air sangat penting untuk membawa nutrisi ke seluruh bagian tubuh dan menghapus kotoran beracun. Itu sebabnya, menjaga diri tetap terhidrasi ialah cara terbaik untuk menyehatkan tubuh. Minumlah air sebanyak 6-7 gelas disaat sahur agar dapat menjadi cadangan energi bagi tubuh Anda dalam menjalani aktivitas seharian khususnya para pelajar dan mahasiswa. Air putih akan meningkatkan energi anda saat mengalami kelelahan saat beraktivitas. Jadi air putih merupakan minuman yang murah dan menyehatkan bagi tubuh.

3. Minum Teh Manis disaat sahur

Teh memiliki kandungan manfaat vitamin B kompleks. Zat ini sangat baik untuk membantu meningkatkan sistem metabolisme tubuh. Sehingga proses pengolahan dan penghasilan energi juga lebih cepat. Untuk itulah mengapa orang yang habis meminum teh sedikit memiliki energi. Bahkan sangat baik untuk membantu anda sahur.

4. Makan makanan yang bergizi disaat sahur

Asupan makanan disaat sahur adalah faktor penting untuk memastikan apakah kita dapat menjalani aktivitas dengan baik selama bulan Ramadhan. Pelajar dan Mahasiswa biasanya memiliki aktivitas yang jauh lebih melelahkan dari orang yang bekerja. Makanan yang dianjurkan untuk dapat menjaga stamina disaat berpuasa adalah makanan yang berkuah disertai sayuran hijau. Sayuran juga membantu menjaga kadar air dan gula didalam tubuh.

5. Shalat Dhuha

Hampir sama dengan manfaat shalat tahajjud, manfaatkanlah shalat dhuha untuk berdoa kepada Allah agar diberikan kekuatan fisik dan iman dalam menjalankan aktivtas seharian.

6. Qailulah (Tidur Siang Sejenak)

Salah satu sunnah Rasulullah yang menjadi kebiasaan para sahabat adalah qailulah. Yakni tidur sebentar di siang hari. Mengapa tidur di siang hari dan mengapa hanya sebentar? Ternyata penelitian pada tahun 2010 ini menunjukkan hikmahnya.
Banyak studi yang dilakukan oleh para ahli menunjukkan bahwa tidur sebentar di siang hari (qailulah) bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan otak.
Dr. James Maas, seorang pakar tidur dari Cornell University merumuskan, tidur sebentar di siang hari dapat mengembalikan tenaga dan menjaga kesehatan.
David Dinges, dari University of Pennsylvania School of Medicine mengemukakan, tidur sebentar di siang hari dapat meningkatkan kewaspadaan, kemampuan memori, kemampuan motorik, pengambilan keputusan dan semangat, serta dapat menurunkan kemungkinan sakit jantung dan stress sebesar 30%.
Beberapa abad sebelum penelitian-penelitian ini, umat Islam mengenal manfaat qailulah dari penjelasan Imam Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumuddin,

“Hendaklah seseorang tidak meninggalkan tidur yang sekejap pada siang hari karena ia membantu ibadah pada malam hari.”

Menurutnya, qailulah yang paling baik adalah sebelum zuhur, sedangkan sebagian sahabat Nabi ada juga yang melaksanakan qailulah setelah zuhur.

Dalam riwayat Imam Bukhari, Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu mengatakan,

“Kami bersegera datang ke Masjid untuk menanti pelaksanaan shalat Jum’at dan kami qailulah setelah shalat Jum’at” 

Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah mendokumentasikan kebiasaan qailulah para sahabat. Terdapat sebuah hadits dari Ibnu Umar, bahwa beliau berkata,

“Kami (para sahabat) pada zaman Rasulullah shallalu ‘alaihi wasallam suka tidur di masjid, kami tidur qailulah di dalamnya, dan kami pada waktu itu masih muda-muda.”

7. Berkumpul Bersama Teman

Tips terakhir yang dirasa cukup ampuh adalah berkumpul dengan teman. Ketika kita sedang berada di keramaian dan melakukan aktivitas bersama baik mengobrol atau yang lainnya secara otomatis otak tidak akan memikirkan bahwa kita sedang berpuasa. Banyak hal yang bisa dilakukan bersama teman misalnya berdiskusi, olahraga ringan seperti bermain pingpong di kampus, tadarrus & tadabbur Al-Quran, dan hal-hal lainnya yang sekiranya dapat membantu otak untuk melupakan bahwa sekarang kita sedang berpuasa.

Sekian 7 Tips Menjaga Stamina Saat Berpuasa Bagi Pelajar dan Mahasiswa yang dapat dibagikan oleh Forum Ittihadul Muslimin. Semoga kita bisa menjadi orang-orang beriman yang dipanggil oleh Allah untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Lakukanlah yang terbaik karena mungkin saja ini Ramadhan terakhir yang dapat kita jalani.

Jazakumullahu khairan katsir, ma’assalamah. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Baca Juga :

Pentingnya Mengetahui Tingkatan Orang Berpuasa
Indahnya bulan ramadhan, bulan penuh berkah yang selalu di nanti
7 Kiat sukses menurut Al-Qur’an surah Al-Mu’minuun
15 Dosa dikepala wanita

Kata Kunci : Menjaga Stamina saat puasa, tips menjaga stamina, qailulah, sahur

BAGIKAN
Berita sebelumyaGhazwul Fikri : Kisah Orang Musyrik Yang Baik
Berita berikutnyaMengingat Ceramah Aa Gym Tentang Ikhlas Sebagai Cahaya Hati
Forum Pemuda Muslim yang bergiat dijalan dakwah. Memperkuat intelektual demi menyatukan ummat dengan slogan Al-Ittihadul asas An-Najah (Persatuan Dasar Keberhasilan). Kami bercita-cita untuk mengembalikan Persatuan Ummat dengan ilmu-ilmu yang tertuang pada Al-Qur'an, Hadits, dan kitab-kitab para ulama. Melalui membaca dan rajin mendatangi halaqah kami yakin Ummat Islam bisa lebih cerdas dan mampu bersatu.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY